Publikasi Indonesia
  • Home
  • Daerah
  • Tim DinKes Bantaeng Turun Awasi Makanan Takjil di Sejumlah Pasar
Daerah

Tim DinKes Bantaeng Turun Awasi Makanan Takjil di Sejumlah Pasar

Bantaeng

PUBLIKASI-INDONESIA.COM–Dalam rangka memberikan rasa aman kepada Masyarakat khususnya di bidang kesehatan dan keamanan pangan, Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng menyambangi penjual makanan takjil di Pasar Sentral Bantaeng untuk mengambil sampling makanan takjil Senin,(20/5/2019).

Selanjutnya makanan yang disampling diperiksa secara detail terkait komposisinya apakah mengandung bahan berbahaya atau tidak.

Kegiatan ini dipantau langsung oleh Kadis Kesehatan, dr. Andi Ihsan, M.Kes. Saat dikonfirmasi, Andi Ihsan menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Bantaeng.

“Dalam menjaga kesehatan dan kenyamanan para masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa, khususnya dalam hal penyediaan takjil berbuka puasa,” tutur dr.Ihsan.

Lanjut dikatakan dr.Ihsan demi menjaga makanan yang sehat, nyaman, dan aman dari berbagai bahan makanan berbahaya bagi tubuh maka tim Dinas Keshatan Bantaeng akan turun ke pasar untuk memeriksa sejumlah pasar.

Rencana Kegiatan Pengawasan Pangan dari Bahan Berbahaya Hari Senin Tgl 20 Mei 2019 :
1. Sasaran pemeriksaan adalah Pangan Takjil
2. Parameter pemeriksaan Terdiri dari 4 jenis yaitu : Formalin, Boraks, Rodhamin B dan Metylen Yellow.
3. Tahapan kegiatan meliputi : Pengambilan Sampel, Pemeriksaan Sampel, Telusur dan Edukasi pada penjual dan produsen (jika hasilnya positif) diutamakan untuk produksi lokal Bantaeng
4. Lokus :
– Pasar Sentral (Kec. Bisappu)
– Pasar Tua & Kompleks Pertokoan (Kec. Bantaeng)
– Pasar Lambocca (Kec. Pajujukang)
– Pasar Loka (Kec. Uluere)

Tim Dinas Kesehatan yang turun beranggotakan:
1. Habibi, S.Farm, Apt (Ketua Tim)
2. Sugiyanti, S.Si, Apt
3. Arie Setia Budi, S.Farm, Apt
4. Fahri Talib, ATEM

“Jadi Kegiatan ini Pembinaan dan Pengawasan Keamanan Pangan dari Bahan Berbahaya ini akan senantiasa berlanjut secara berkesinambungan demi menjaga masyarakat dari bahaya bahan makanan berbahaya yang bisa saja beredar di masyarakat,” jelas Ihsan.(*)

Related posts

“Doe Panai’ 27 Juta, Kakek Berusia 53 Tahun Nikahi Gadis 17 Tahun di Bantaeng

publikasi indonesia

Yudha Jaya Siap Maju Bertarung Menuju 01 KNPI Bantaeng

publikasi indonesia

” Deddee..! ” 800 Pasutri di Pangkep Belum Miliki Buku Nikah, Begini Prosesnya.

publikasi indonesia

Leave a Comment